Mengenal Puja Mandala, Kompleks Peribadatan 5 Agama Dalam Satu Halaman

161
Mengenal Puja Mandala, Kompleks Peribadatan 5 Agama Dalam Satu Halaman
BAGIKAN

Mengenal Puja Mandala, Kompleks Peribadatan 5 Agama Dalam Satu Halaman. Toleransi antar umat beragama memang harus tetap dijaga penuh. Apalagi di suatu negara yang masyarakatnya majemuk dengan beragam suku dan agama.

Dengan semangat toleransi tentunya akan terjalin suasana yang aman, tenang, dan damai. Sehingga kehidupan berbangsa dan bernegara pun akan berjalan dengan kondusif.

Nah salah satu tempat di Bali ini bisa menjadi salah satu contoh yang baik dalam proses toleransi. Tempat ini diberi nama Puja Mandala yang berada di dekat BTDC kawasan Nusa Dua, Jl Kurusetra, Br Bualu Benoa, Bali. Ada yang unik dan menarik tentang tempat yang mulai dibangun pada tahun 1994 ini yang tak lain merupakan sebuah kompleks peribadatan.

Ya di kompleks ini terdapat 5 rumah ibadah yang berjajar di dalam 1 halaman. Apa saja ? yuk ikuti ulasannya berikut ini.

1. Masjid Agung “Ibnu Batutah”

Masjid agung Ibnu Batutah di kompleks Puja Mandala
Masjid agung Ibnu Batutah di kompleks Puja Mandala via travel.detik.com

Masjid Agung Ibnu Batutah adalah salah satu dari sedikitnya masjid yang ada di Pulau Bali. Oleh karena itu, tak heran masjid ini begitu ramai dipadati jamaah yang akan beribadah. Masjid ini diresmikan pada 20 Desember 1997 dan menjadi rumah ibadah pertama yang berdiri di kompleks Puja Mandala.

Bangunan masjid yang begitu besar dengan berhiaskan atap limas, membuatnya tampak begitu menonjol dan terlihat jelas meski dari kejauhan. Berdiri dengan dua lantai, Masjid Agung Ibnu Batutah pun menjadi pusat kegiatan umat Islam di Pulau Bali, seperti yang ditulis Buku 100 Masjid Terindah Indonesia yang dikutip Citizen6, Kamis (17/11/2016).

Masuk ke lantai 1, Anda dihadapkan dengan ruangan bawah masjid yang dijadikan sebagai tempat kegiatan, seperti Taman Pendidikan Al quran, dan pengumpulan zakat. Naik ke lantai dua, inilah ruang utam yang merupakan ruang ibadah.

Kesan sederhana langsung terpancar begitu Anda tiba di ruangan ini. Lantainya yang berwarna abu-abu tampak cantik ketika dipadukan dengan dinding yang dilapisi keramik abu-abu tua.

Menengok ke mihrab, keanggunan langsung terasa lewat desainnya yang minimalis. Yang menambah anggun adalah berbagai koleksi antik milik masjid, seperti bedug lama dan Al quran tulis tangan.

BAGAIMANA PENDAPATMU?