Cerita Mistis Angkernya Bekas Stasiun Ponorogo

792
Cerita Mistis Angkernya Bekas Stasiun Ponorogo
Cerita Mistis Angkernya Bekas Stasiun Ponorogo
BAGIKAN

Cerita Mistis Angkernya Bekas Stasiun Ponorogo. Sebagian orang mungkin belum tahu bahwa Ponorogo zaman dulu juga memiliki stasiun kereta api.
Stasiun ini menghubungkan jalur kereta api dari kota Madiun menuju ke sisi selatan kota Ponorogo, tepatnya di kecamatan Slahung. Sedangkan jalur yang menuju ke arah timur terhubung dengan kabupaten Tulungagung.

Stasiun ini beroperasi dari tahun 1922 hingga tahun 1984 sampai akhirnya dinonaktifkan karena kalah saing dengan moda transportasi lain. Sebagai sebuah stasiun yang berusia seratusan tahun, stasiun Ponorogo menjadi saksi bisu berbagai macam peristiwa masa lampau yang mengiringinya, diantaranya tragedi pembantaian massal dibelakang bangunan stasiun pada masa pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Stasiun kereta api slahung
Stasiun kereta api slahung

Cerita mistis pun turut mewarnai sejarah kelam masa lalu Indonesia tersebut. Menurut salah satu warga, pak Har sapaan beliau, banyak kejanggalan yang ia rasakan saat melintasi kawasan bekas kereta api tersebut.
Ia menceritakan kejadian mistis yang pernah dialaminya.

“Mbiyen wektu cilik bengi-bengi sepedahan ngasi teko kene nate ngerti ndas tugel ngglundung neng cedak’e rel (dulu waktu kecil malam-malam bersepeda sampai sini lalu liat kepala buntung menggelinding di dekat rel)”, kenangnya.

Ia juga menuturkan jika dulu para korban pembantaian dibunuh dengan cara dipenggal lalu mayatnya dibuang ke sungai Jagalan.

1 KOMENTAR

  1. Tolong bisa ga request ke pemerintsh Ponorogo untuk menghidupkn kembali Stasiun Ponorogo, karena saya sering mabuk kalo naik bis. Terus saya juga request kereta api dari Ponorogo di teruskan langsung ke Pacitan paling selatan. karena ke Pacitan terlalu jauh dan jln bis di pacitan ngeri karena sering longsor. Tolong permohonan ini di kabulkan

BAGAIMANA PENDAPATMU?