R15 Terlibat Kecelakaan Di Nailan, Kepala Remuk

9925
R15 Terlibat Kecelakaan Di Nailan, Kepala Remuk
BAGIKAN

R15 Terlibat Kecelakaan Di Nailan, Kepala Remuk. Sebuah kecelakaan maut kembali terjadi di Jl. Raya Ponorogo-Pacitan atau tepatnya di depan SPBU Desa Nailan, kecamatan Slahung, Ponorogo pada Senin (26/9/2016) sekitar pukul 13.00 WIB. Kecelakaan maut tersebut melibatkan sebuah motor Yamaha R15 hitam bernomor polisi AE 2551 VY dan sebuah truk.

Motor yang dikendarai korban
Motor yang dikendarai korban
Korban dibawa menuju rumah sakit oleh pihak Satlantas
Korban dibawa menuju rumah sakit oleh pihak Satlantas

Data menyebut korban tewas ditempat bernama Muhammad Aroji (23 th), warga Dukuh Bakalan, Desa Gundik, Kecamatan Slahung dengan kondisi mengenaskan karena menghantam beton cor pembatas jalan. Korban diketahui berencana akan segera melangsungkan ijab qabul dan resepsi pernikahan besok Selasa (27/9/2016) dengan Susanti, warga Bandungan, kecamatan Slahung. Ia juga diketahui izin pulang kampung dari Johor Baru, Malaysia tempat ia bekerja di perkebunan sawit untuk menikah, namun takdir berkata lain.

Dekorasi pernikahan di kediaman korban
Dekorasi pernikahan di kediaman korban
Surat undangan pernikahan korban
Surat undangan pernikahan korban

Dari data yang dihimpun beritajatim.com, Awalnya truk dump dengan nomor polisi AE 9324 UN yang disopiri Sugito (39) mengisi bahan bakar di SPBU Nailan. Saat keluar,  dari arah selatan muncul sepeda motor Yamaha R 15 yang dikemudikan oleh korban dengan kecepatan tinggi.

Tabrakan pun tidak bisa dihindari, karena memang laju sepeda motor sangat tinggi. Korban pun terlempar sejauh 30 meter.

“Dari keterangan saksi memang laju sepeda motor yang dikendarai oleh korban sangat tinggi. Menyebabkan korban tewas ditempat,” kata Kanit Laka Lantas Polres Ponorogo, IPTU Edi Sucipto dikutip dari beritajatim.com.

Selain itu, lanjut dia, dari olah TKP, korban terlempar sampai 30 meter. Pun luka yang dialami oleh korban sangat parah di bagian kepala. Sehingga mengakibatkan tewas seketika.

Edi menuturkan saat ini jenasah di bawa ke RSUD dr Harjono. “Jenazah kami bawa ke RSUD, dan sampai saat ini kami masih olah TKP,” pungkasnya.

BAGIKAN

BAGAIMANA PENDAPATMU?