Al-Qur’an Dengan Terjemahan Al-Maidah Yang Dibelokkan Beredar di Tangerang

74
BAGIKAN

Al-Qur’an Dengan Terjemahan Al-Maidah Yang Dibelokkan Beredar di Tangerang. Petugas Polsek Tangerang melakukan razia terhadap toko buku di tiga pusat perbelanjaan yang ada di wilayah hukumnya, Minggu (23/10). Operasi tersebut dilakukan untuk menelusuri kebenaran mengenai adanya terjemahan Alquran palsu.

Hasilnya, dari tiga pusat perbelanjaan yakni Tangerang City Mall, Mall Bale Kota dan Metropolis Town Square didapati 16 penerbit diduga membelokkan terjemahan surah Al Maidah ayat 51, yang harusnya pemimpin menjadi teman setia.

“Benar kemarin sore kita melakukan kegiatan sebelum Ashar di tiga pusat perbelanjaan, Tangcity, Bale Kota dan Metos,” kata Wakapolsek Tangerang AKP Isa Ansori, Senin (24/10).

Awal dari kegiatan penelusuran terjemahan Alquran palsu tersebut menurutnya berdasarkan perintah Kapolda Metro Jaya yang disampaikan oleh Intel Polres Metro Tangerang. “Kalau Ahok (Gubernur DKI) tidak bilang ini (terkait kasus dugaan pelecehan), tidak akan ketahuan,” katanya.

Terbitan terjemah Alquran palsu itu paling tua adalah tahun 2012. Sedangkan paling terkini pada tahun 2015. “Memang ternyata itu sudah lama, rupanya benar Ahok. Ada yang mengubah kata-kata pemimpin menjadi teman setia. Kan menyimpang jauh itu. Begitu loh,” jelasnya.

Dia meminta agar rekan-rekan wartawan juga menelusuri ke toko buku, guna mencari kebenaran informasi yang juga didapat oleh pihaknya. Pihaknya hingga kini belum bisa menyimpulkan apakah semua ayat dibelokkan artinya.

“Kita hanya fokus pada Al Maidah saja, enggak tahu kalau ayat lain. Tapi ini jelas dugaan kita disengaja. Memang kan dalam Alquran sendiri memang sudah dituangkan, akan ada yang memalsukan,” katanya.

Dari hasil razia tersebut total ada 16 penerbit yang mengeluarkan terjemahan Alquran palsu tersebut. Pihaknya telah meminta kepada toko buku seperti Gramedia dan Gunung Agung segera menyimpan di dalam gudang dulu terjemahan Alquran palsu itu.

“Ini untuk menghindari mereka dari hal-hal yang tak diinginkan. Dan mereka mengerti, mereka langsung menyimpan di dalam gudang,” terangnya.

Operasi penelusuran terjemahan Alquran palsu tersebut akhirnya berakhir dengan menyita contoh dari terjemahan Alquran palsu tersebut. “Kita hanya ambil sampel saja,” katanya. [merdeka.com]

BAGIKAN

BAGAIMANA PENDAPATMU?