Miris, Begini Kondisi Keluarga Mifta Korban Kecelakaan di Ponorogo

6064
Begini Kondisi Keluarga Mitha Korban Kecelakaan di Ponorogo
BAGIKAN

Miris, Begini Kondisi Keluarga Mifta Korban Kecelakaan di Ponorogo. Kecelakaan maut yang terjadi pada Senin (24/10/16) sekitar pukul 16:30 WIB lalu menyisakan kesedihan mendalam bagi keluarga korban. Salah satunya adalah keluarga Miftakul Dwi Kasanah (13 th), siswa SMP Ma’arif 1 Ponorogo yang mengalami luka parah. Ia terlibat kecelakaan dengan sepeda motor di Jl. Niken Gandhini.

Ia mengalami pendarahan hebat di kepala dan perut yang mengharuskannya menjalani operasi. Keluarga Mifta sendiri tergolong keluarga yang kurang mampu.

Mifta tinggal di Jl. Batoro Kathong No. 115B, kelurahan Kertosari, Kecamatan Badaban, Ponorogo. bersama adik dan ayahnya. Ayahnya Pujo Kastowo (50 th) adalah seorang tuna netra yang berprofesi sebagai tukang pijat sementara ibunya Samini Indrawati (36 th) adalah Tenaga Kerja Wanita (TKW) Malaysia yang sudah 10 tahun tak ada kabar. Besarnya biaya untuk operasi membuat keluarga Mifta tak mampu untuk membayarnya.

Mifta menghembuskan nafas terakhir pada hari Rabu (26/10/2016) di RS. Sudono, Madiun.

Ucapan belasungkawa mengalir deras dari pengguna jejaring sosial di Ponorogo.

“Mas mrebes mili luhku kok apes enem mas.gek ibune kok yo sampek sepuluh th gk enenk kbare lo pononrogo banyak kes mas..podo dadi tkw.trus suwe” ilang ora enek kabar.”, tulis akun Jasmita Jasmita.

Dibalik kecelakaan tersebut terungkap fakta yang memilukan tentang kondisi keluarga Mifta. Ia dan keluarganya tinggal di rumah berdinding bambu yang jauh dari kata layak untuk disebut “rumah”.
Dirumah inilah ia, adik, dan ayahnya menghabiskan hari-harinya.

1 KOMENTAR

BAGAIMANA PENDAPATMU?